Monthly Archives: Juni 2016

Dua Prinsip Kuliner Sri Rahayu : Halal dan Sehat

Standar

Yang paling saya ingat tentang Sri Rahayu adalah ceritanya tentang makanan halal di Denpasar, kota tempat tinggalnya. Waktu itu, kami sedang berbincang banyak hal di grup arisan link Blogger Perempuan. Perempuan kelahiran Jakarta ini men-share foto kios masakan berbahan dasar daging celeng di salah satu pusat keramaian di Kota Denpasar.

Hal yang menarik dari foto itu adalah tulisan haram yang tertulis jelas di salah satu bagian muka kios. Sri Rahayu memuji cara pedagang makanan itu mempomosikan dagangannya. “Begini seharusnya berjualan. Jelas yang haram dan halal agar tidak ada pihak yang tertipu,”ujarnya.

Karakternya yang tegas tecermin dari sikap dan komentarnya dalam berinteraksi dengan perbedaan pandangan tentang kehalalan produk makanan dan minuman. Karena ketegasannya, ia harus berhadapan dengan  pihak yang tak menyukai sikapnya tersebut. Namun, istri Judistiro Setyonegoro ini bergeming. Ia tetap berjuang menyuarakan kebenaran dan kejujuran tentang makanan halal dan haram.

Sebenarnya, sikap Sri Rahayu ini wajar. Siapa yang akan memperjuangkan haknya sebagai warga minoritas yang tidak makan daging celeng di Kota Denpasar jika bukan dirinya sendiri. Namun demikian, perjuangan itu harus didukung oleh banyak hal, tidak sekadar vokal dalam bersikap.

Oleh karena itu, agar lebih nyaman dan aman mengonsumsi makanan,  ibu dua anak ini memilih lebih rajin memasak. Selain karena memasak baginya menjadi cara untuk mengusir sepi, memasak juga menjaga dirinya dan keluarga dari mengonsumsi makanan atau minuman tidak halal yang tersamar saat sedang di luar rumah. Lambat laun hobi memasaknya ini berkembang menjadi usaha kuliner rumahan.

sri rahayu

Berfoto bersama Chef Degan di acara Chef Kitchen (www.istanabundavian.com)

Hobi memasak yang ditekuni sarjana pertanian ini pun membawanya ke banyak acara kuliner, baik sebagai food tester maupun undangan menghadiri demo masak eksklusif yang diadakan di kota tempat tinggalnya. Berbagai acara bertema kuliner yang diikutinya semakin mengasah kemampuan dan wawasan Sri Rahayu di dunia ini. Ia takhanya pandai memasak, ia pun mulai mahir menggunakan peralatan memasak canggih agar masakannya tetap lezat dan sehat, tetapi diselesaikan dalam waktu singkat.

Kesadarannya tentang makanan halal dan sehat membuatnya bercita-cita mempunyai klinik kesehatan berbasis TOGA, tanaman obat keluarga. Sebuah klinik kesehatan yang meracik sendiri obat-obatan yang dipetik langsung dari kebun. Cita-cita mulia, semoga kelak terlaksana…

 

Renungan dalam Ocehan Ade Anita

Standar

Membaca ocehan Ade Anita dalam www.adeanita.com adalah membaca renungannya terhadap berbagai peristiwa kehidupan.

Renungan – renungan Ade disampaikan dalam gaya bahasa sederhana dan ringan. Karena itu, cerita -ceritanya mudah dicerna dan menarik untuk dibaca. Beberapa tulisannya yang saya baca, seperti Semua Istri Baik, Hanya . . . ; Kebaikan Yang Bisa Kita Ajarkan Pada Anak; dan Jodoh Dicari Bukan Dinanti  menceritakan hasil pengamatannya terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di sekitarnya.

mahmer header pink_1 (1)

doc:www.adeanita.com

Ade menyebut tulisan-tulisannya sebagai ocehan. Layaknya sebuah ocehan, takperlu terlalu risau dengan gaya bahasa atau aturan EYD yang mengikat. Ia menulis dalam gaya bahasa bertutur yang santai. Karena itu, pembaca blognya merasa seperti mendengarkan Ade bercerita bukan membaca ceritanya.

Terus menulis,Mbak Ade. Menulis membuat hidup terasa lebih hidup 🙂

 

Evrina The Explorer

Standar

Begitu membuka www.evrinasp.com saya disuguhi foto -foto cantik petualangannya di berbagai gunung dan berbagai tempat. Tas ransel, jaket, dan penutup kepala yang selalu dikenakannya di setiap kegiatan mengingatkan saya pada sosok bocah kecil lucu yang senang bertualang bersama  Boot, sahabat kecilnya, dan peta di ranselnya.

evrina-profile

doc :evrinasp.com

rinjani

doc: evrinasp.com

 

Evrina Budi Astuti menata blognya dengan serius. Ia membagi setiap tulisan berdasarkan tema. Ada berbagai tema di blognya. Tema – tema itu mempunyai benang merah, yaitu lingkungan hidup. Mulanya, saya tertarik pada petualangan Evrina dari gunung ke gunung. Ternyata, petualangannya takhanya seputar gunung, ia juga menciptakan petualangan saat harus liburan di rumah. Apa yang dilakukannya? Ia mendirikan tenda! Karena itu, judul tulisan ini pun saya rasa tepat dilekatkan padanya: Evrina The Explorer .^_^

Kecintaannya pada alam semesta beriringan dengan profesinya sebagai Penyuluh Pendamping Lapangan Bidang Pertanian (PPLBP). Dalam blognya, ia banyak menulis tentang pelestarian lingkungan. Meskipun tidak khusus membahas bidang pertanian, pengalamannya di dunia agriculture memberinya ilmu bermanfaat dan kepedulian terhadap global warming yang sudah bukan lagi sebagai isyu, melainkan realitas.

juara lomba

doc : evrinasp.com

Kegiatan dan karya ibu muda yang langganan memenangi lomba blog ini patut diacungi jempol. Kepeduliannya pada pelestarian alam semesta yang diwujudkan dalam tulisan dan petualangan bisa menjadi teladan bagi kita bahwa banyak hal berguna yang bisa dilakukan untuk semesta dan sesama.